Simpang Lima


Simpang Lima Semarang di hari Minggu pagi menjadi sasaran bagi warga untuk berolah raga, rekreasi, dan berjualan. Tidak heran kalau pada hari itu kawasan Simpang Lima mendadak menjadi area kaki lima terbesar di Semarang seperti terlihat pada gambar. Di lapangan akan terlihat beberapa kelompok orang dewasa sedang bermain sepak bola. Sementara di pinggiran lapangan beberapa mobil-mobilan bertenaga baterai disewakan kepada orang tua yang membawa anak-anak usia 4-6 tahun.

Pada waktu-waktu tertentu lapangan Simpang Lima dijadikan panggung bagi grup band dari ibu kota di mana masyarakat akan tumpah ruah menikmati hiburan murah meriah.

Mengingat vitalnya daerah ini tidak heran beberapa bangunan komersil penting seperti mal dan hotel berdiri mengelilingi bundaran Simpang Lima ini. Beberapa di antaranya masih sedang dalam proses pembangunan.
Semarang sekarang ini bukan Semarang yang tertinggal. Apa yang ada di Jakarta sekarang bisa juga ditemui di Semarang dan Simpang Lima tetaplah ikon yang tidak bisa dilewatkan begitu saja.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: