Taman Poci dan Tahu Aci



Sang surya mulai beranjak naik, saat angkot yang aku tumpangi sampai ke tempat yang aku tuju. Setelah membayar ongkos aku segera menuju gerbang. Aku melihat banyak orang berjalan-jalan sambil menghirup segarnya udara pagi. Yah, akhirnya sampai juga aku ke tempat yang telah banyak dibicarakan orang.
idepan pintu gerbang aku berhenti sejenak. Aku memandang gerbang yang megah dihiasi motif Batik Tegal. Di puncak tiang gerbang sebelah kanan terdapat Replika Poci, sedangkan di tiang sebelah kiri terdapat replika Tahu Aci. Sedangkan lambang kota dan kabupaten Tegal masing-masing ada ditengah-tengah tiang sebelah kanan dan kiri pintu gerbang. Antar tiang sebelah kanan dan kiri dihubungkan dengan tiang balok horisontal bertuliskan ” Selamat Datang Di Taman Poci & Tahu Aci Tegal”.

Setelah itu aku segera beranjak masuk ke dalam taman. Sekitar satu meter dari pintu gerbang aku melihat sebuah papan yang berisi denah taman. Ternyata taman ini memiliki 3 pintu gerbang. Gerbang utama walaupun lebar ternyata khusus untuk para pejalan kaki, sedangkan bagi pengunjung yang membawa kendaraan bermotor bisa lewat gerbang 2 dan 3 yang masing-masing mempunyai tempat parkir serta tempat berjualan yang katanya khusus makanan dan minuman tradisional seperti Tahu Aci, Soto Tegal, Kupat Glabed, Sate Tegal, Nasi Lengko, Nasi Ponggol, Teh Poci, jigur, sekoteng dll. Pokoknya tradisional semua. Disitu juga ada tempat penjualan souvenir atau oleh-oleh khas Tegal seperti poci, batik tulis Tegal dll. Ini mungkin yang menjadi salah satu daya tarik para pengunjung karena disini khusus menjual makanan & minuman tradisional.

Di dekat pintu gerbang 2 dan 3 ada kendaraan khusus yang akan mengantar pengunjung berkeliling taman yaitu becak tegal yang ternyata mempunyai jalur khusus, sehingga tidak mengganggu pengunjung yang berjalan kaki. Menurut denah di taman ini juga ada lokasi outbond, tempat bermain anak-anak dan juga lokasi pemeliharaan rusa.

Setelah puas melihat denah lokasi taman, aku segera berjalan menuju bangunan utama yang berada ditengah-tengah taman yang katanya menjadi landmark Tegal. Sambil berjalan aku menghirup udara pagi yang segar, disamping kanan kiriku berjejer berbagai jenis pohon besar yang rindang dan dibawahnya hamparan rumput hijau yang terawat dengan baik. Ada beberapa tempat duduk yang disediakan untuk para pengunjung untuk melepas lelah dibawah poho yang rindang.

Setelah berjalan beberapa saat akhirnya aku sampai di bangunan yang menjadi landmark Tegal. Didepanku berdiri kokoh bangunan megah yang menjadi landmark Tegal. Bangunan itu diapit dua replika benda yang menjadi ciri khas Tegal yaitu replika Poci sebelah kanan dan replika Tahu Aci sebelah kiri. Kedua replika itu sangat besar sehingga katanya masuk rekor MURI. Mungkin ini asal mula penamaan “Taman Poci & Tahu Aci Tegal”.
Aku segera menuju ke bangunan utama, bangunanan itu menyerupai sebuah kapal layar yang sangat besar. Layarnya menjulang tinggi dan dipuncaknya ada tempat berbentuk lingkaran yang dari situ kita dapat melihat pemandangan sekeliling taman. Di teras bangunan ada beberapa tempat duduk yang memang disediakan dan kulihat beberapa orang sedang asyik bermain dengan notebooknya. Yah, karena disinini memang lokasi hotspot gratis yang disediakan oleh salah satu perusahaan telekomunikasi. Salah satu notebook terpampang lambang yang sangat kukenal “Waroengtegal“.

Setelah membayar tiket masuk, aku segera masuk kedalam. Ternyata bangunan tersebut terdiri dari 3 ruang. Sebelah kanan Ruang Poci, tengah Ruang Bahari dan sebelah kiri Ruang Tahu Aci.

Di Ruang Poci kita akan mendapat informasi mengenai sejarah berdirinya daerah Tegal sampai sekarang, Budaya, Bahasa dan peta investasi di Tegal.

Ruang Bahari didesain seperti tempat pertunjukan, karena disini memang sering ditampilkan kesenian-kesenian tradisional seperti EBEG, Kuda Lumping, Tari Tradisional, Permainan2 Tradisional, Wayang dll.

Sedangkan di Ruang Tahu Aci kita akan mendapat informasi tentang tempat-tempat wisata di daerah Tegal. Wisata Pantai seperti : PAI, PUR’IN, PELABUHAN TEGAL. Wisata Alam seperti : GUCI, CURUG PUTRI, WADUK CACABAN, GUNUNG TANJUNG. Tempat Wisata Religi seperti : MASJID AGUNG KOTA TEGAL, GEREJA HATI KUDUS, KLENTENG TEK HAY KIONG. Tempat Wisata Ziarah seperti : MAKAM KI GEDE SEBAYU & KI DANAWARIH, MAKAM MBAH PANGGUNG, MAKAM AL HADAD, MAKAM KALISOKA, MAKAM SEMEDO, MAKAM SURO PONOLAWEN. Wisata Gedung Bersejarah seperti : STASIUN KA TEGAL, GEDUNG SIONAL (Mako AL), GEDUNG KANTOR POS dll.

Lelah mengelilingi gedung akhirnya aku sampai pada tujuan akhir yaitu naik ke puncak layar. Setelah membeli tiket dan mengantri akhirnya sampai juga giliran aku dan beberapa orang untuk naik lift menuju puncak layar. Benar kata orang dari tempat ini kita bisa memandang lepas suasana sekeliling taman, gedung-gedung tinggi mengelilingi taman. Yah, Tegal telah menjadi Kota Metropolis. Tapi kita bersyukur karena Tegal telah mempunyai “Taman Poci dan Tahu Aci Tegal” walaupun dibangun atas kerjasama Pemda Kota dan Kabupaten Tegal dengan Pihak Swasta. Tetapi Taman ini seperti penyedia oksigen hidup ditengah-tengah kota metropolitan dan menjadi tempat bersantai warga daerah Tegal.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: